Aku baru nemu video permainannya battle pianonya Jay Chou dalam film
Secret. Gara-gara liat video itu makanya aku mau ngepost. Nih film udah
lumayan lama dari tahun 2007 .
Dan aku nontonnya baru pas tahun
2010 kemaren di salah satu chanel tv kabel yang muterin film-film asia,
kebanyakan sih yang diputer film hongkong dan taiwan. Dan kenapa aku mau
ngepost tentang film ini, karena aku suka dengan alur ceritanya yang di
endingnya bikin surprise. Emang sih udah basi banged kalo di bahas
sekarang tapi karena aku suka yaa aku bahas deh.
Dari covernya
sendiri yang sudah terlihat bahwa film ini bergenre romantis, dengan
partitur musik menghiasinya. Yup film ini mengambil setting di sekolah
musik dan jalinan kasih siswa dan siswinya, yaa this is simple story .
Di film ini kita akan meyaksikan permainan pianonya Jay Chou yang keren
abis.Film ini di bintangi Jay Chou (kungfu dunk, initial D, the treasure
hunters) dan Kwai Lun Mei. Oiaa dari wikipedia Jay Chou yang aku baca,
di tahun 2011 nanti bakal ada secret 2. Film ini juga di sutradrai oleh
Jay Chou sendiri, he is multi-talented artist, from Singer, musician,
songwriter, composer, record producer, rapper, deejay, music video
director, film director, music arranger, model, screenwriter until
actor.Film ini bercerita tentang Xiao Lun (Jay Chou) seorang siswa baru
sekolah musik Tamkang Secondary School yang sedang mencari dimana ruang
kelasnya, dan saat itu dia mendengar alunan piano dari sebuah ruang
kelas yang kosong yang berisi sebuah piano tua. Pada waktu itulah Xiao
Lun bertemu dengan Xiao Yu (Kwai Lun Mei). Singkat cerita mereka jatuh
cinta, karena keduanya mempunyai hobi bermain piano di ruang kelas
gedung lama sekolah tersebut dan sama-sama menyukai old music.
Saat
mereka bermain piano, Xiao Yu menunjukan sebuah buku musik tua yang
tersimpan di bawah piano tersebut. Xiao Yu mengatakan lagu ini hanya
bisa di mainkan di piano tua ini, jika kau memainkannya dengan nada
lembut kau akan pergi melihat masa depan dan ketika kau memainkannya
dengan nada cepat maka kau akan menemukan jalan pulang (aku rada-rada
lupa dengan dialog ini). Pada waktu itu sih Xiao Lun gag ngeh dengan
yang di omongin Xiao Yu.
Konflik cerita dimulai pada saat Xiao Yu
gag sengaja melihat Qing Yi (Alice Tzeng) teman sekelas mereka sedang
mencium Xiao Lun yang sedang menutup mata di ruang piano tersebut
(sebenarnya Xiao Lun gag tau kalo yang nyium dia adalah Qing Yi, karena
yang dia harapkan datang adalah Xiao Yu). Dari situ deh Xiao Yu mulai
sering tidak masuk kelas dan menghindar dari Xiao Lun tepatnya gag
menghindar tetapi menghilang. Xiao Yu bener-bener bagai hilang di telan
bumi. Saat Xiao Lun mencoba menemui Xiao Yu di rumahnya , ibu Xiao Yu
hanya mengatakan Xiao Yu tidak ingin bertemu dengannya. Saat wisuda,
Xiao Yu sempat hadir karena pada saat itu Xiao Lun sedang bermain piano
namun kemudian Xiao Yu pergi lagi. Karena itulah Xiao Lun menjadi tidak
bersemangat, teman-temannya pun mengkhawatirkan keadaan Xiao Lun. Xiao
Lun pun bercerita kepada teman-temannya mengenai Xiao Yu. Dan ternyata
apa respon dari teman-temannya . .
Hemm . . sebenernya kalo
diceritain gag bakal secret lagi, tapi karena tujuan aku nulis ini
adalah mengulas film tersebut yaa aku critain deh ampe ending.
Respon
teman-temannya adalah "Xiao Yu itu siapa"?, Yupp teman-temannya ga tau
Xiao Yu itu siapa. Xiao Lun akhirnya menceritakan pertemuannya dengan
Xiao Yu dari Xiao Yu yang masuk ke kelas Xiao Lun, mereka menari
bersama, saat ngobrol di lorong sekolah sampai mereka bermain piano
bersama. Dan teman-temannya mengatakan selama ini yang kita lihat kau
selalu sendiri, saat kau menari pada pada pesta dansa kau menari
sendiri, saat kau bermain piano kau bermain sendiri, dan kau sering
tersenyum-tersenyum sendiri. Kita berpikir bahwa kau sakit jiwa.
Di
filmnya juga ditampilkan flashback scene-scene yang dikatakan
teman-temannya (aku juga berpikir bahwa Xiao Lun berhalusinasi dan
selama ini dia bergaul dengan hantu wanita bernama Xiao Yu that"s my
think).
Xiao Lun yang sedikit stress (hahaha menurutku) curhat
kepada ayahnya yang diperankan oleh Anthony Wong. Xiao Lun hanya
bercerita tentang gedung tua yang berisi piano tua, sang Ayah pun
menunjukkan buku musik tua (yang pernah ditunjukkan Xiao Yu kepada Xiao
Lun) kepada Xiao Lun. Dari situ Otak Xiao Lun flashback ke kata-kata
Xiao Yu mengenai mitos buku tersebut. Dengan sekuat tenaga Xiao Lun
berlari ke gedung tua tersebut yang pada malam hari itu juga akan di
hancurkan oleh sekolah karena sudah lama tidak terpakai. Xiao Lun pun
menerobos kerumunan pekerja dan masuk ke ruang kelas memainkan lagu yang
ada di buku tua tersebut, sambil mengingat kata-kata Xiao Yu dia pun
mulai memainkan lagu tersebut dengan tempo cepat di iringi gempuran
traktor pengahancur tembok-tembok tersebut.
Di waktu yang sama,
Ayah Xiao Lun yang masih bingung dengan kondisi Xiao Lun melihat isi
buku musik tua tersebut, di akhir buku terdapat lipatan di pojok atas
kertas yang bertuliskan nama Xiao Lun. Flashback sang ayah pun kembali
berputar ke tahun 1979 mengingat seorang gadis bernama Xiao Yu yang
memberikan buku ini kepada Ayah Xiao Lun yang pada waktu itu menjadi
guru olahraga untuk menjaga buku ini. Xiao Yu adalah siswa sekolah musik
yang tidak memiliki teman karena dituduh gila karena berpacaran dengan
seorang laki-laki di masa depan yaitu si Xiao Lun (gara-gara ketua kelas
ember yang membocorkan rahasia Xiao Yu kepada teman sekelas). Ayah Xiao
Lun lah yang menjadi tempat curhat Xiao Yu mengenai kisah cintanya
dengan pemuda masa depan.
Kembali ketahun sekarang, Ayah Xiaolun
pun yang langsung sadar bahwa pemuda yang selama ini dicintai Xiao Yu
adalah putranya sendiri, ayah Xiaolun berlari mengejar Xiaolun ke gedung
tua untuk menghentikan permainan piano Xiaolun tapi langkahnya di
hentikan para pekerja karena gedung tua tersebut sudah hancur. Kembali
ke Xiaolun, saat dia bermain piano di nada terakhir tepat dengan
gempuran traktor menghantam ruang kelas tersebut (keran banged efek
tembok berputarnya dan perubahan kondisi di sekitar Xiao Lun saat dia
bermain piano). Xiao Lun pun tetap berada di hadapan piano tersebut,
hanya saja kondisi ruang kelas yang sangat berbeda dan terkesan kuno.
Yupp, Xiao Lun kembali ke masa Xiao Yu. Di saat yang sama saat Xiao Yu
sedang berada dikelasnya, dia melihat Xiao Lun sedang tersenyum lebar ke
arahnya dari luar kelas. Di ending film di perlihatkan bahwa Xiao Lun
sedang berfoto di halaman sekolah saat wisuda dengan Xiao Yu disisinya.
Finish.
Gimana menurut kalian ? Yang aku bisa simpulkan adalah:
1.
Xiao Yu dan Xiao Lun memang berbeda zaman hidupnya Xiao Yu di tahun
1979 dan Xiao Lun di tahun 1999 (berbeda 20 tahun). Yahh seperti Time
travel ato penjelajahan waktu.
2. Alur cerita ini gag mudah
ditebak, awalnya juga aku berpikir kalo Xiao Lun itu berhalusinasi
dengan hantu Xiaoyu. Tapi tenyata Xiao Yu benar-benar ada hanya saja
hidup di masa yang berbeda.
3. Ini film ngga tau Happy ending
atau Sad Ending. Kalo Di bilang Happy Ending juga bisa karena akhirnya
mereka berdua bersatu kembali. Kalo di bilang Sad Ending juga bisa
soalnya kan Xiao Lun ninggalin Ayahnya, yaa walopun di tahun 1979 mereka
bakalan ketemu tetapi Sang ayah masih jadi guru dan belum menikah, dan
tentunya tidak akan mengenal Xiao Lun.
4. Kalo di hitung-hitung
kemungkinan Xiao Yu itu masih hidup di tahun 1999 mungkin dia berumur
sekitar 40an tahun. Tetapi di film juga di ceritakan kalo Xiao Yu itu
meninggal di usia muda (gatau sakit ato stress gara2 ketua kelas yang
ember itu).
5. Dari awal sebenarnya kalo di perhatikan Xiao Yu
itu cuman berkomunikasi sama Xiao Lun doang loh (di tahun 1999), dan aku
juga baru nyadar dengan adanya flashback itu. Xiao Yu juga menghitung
jumlah langkah kakinya dari ruang piano ke ruang kelas Xiao Lun, agar
dia tidak lupa yang mana kelas Xiao Lun.
6. Permainan Piano Jay
Chou sangat keren, baik yang dia duet dengan Xiao Yu ataupun saat dia
battle dengan Master Piano di sekolahan tersebut. Efek komputerisasi
juga bagus saat semua dinding berputar dan berubah ketika mereka
memainkan lagu tersebut.
[Film] : https://www.youtube.com/watch?v=xBJb-4jFBaI






